2019 Global Korea Scholarship Graduate Degrees

Pemerintah Korea kembali menyediakan beasiswa S2 dan S3 2019 di Korea, yakni Korean Government Scholarship Program (KGSP). Untuk pelamar beasiswa KGSP yang berasal dari Indonesia, diberikan kesempatan untuk mengisi slot kursi beasiswa sekitar 26 kursi beasiswa 2019 – 2020. Sebanyak 12 beasiswa bisa dilamar langsung melalui Kedubes Korea di Jakarta, dan sisanya yakni 14 beasiswa dapat dilamar melalui Universitas di Korea.

Beasiswa yang diberikan:

  • Tiket pesawat pp kelas ekonomi Indonesia – Korea
  • Tujuangan bulanan sebesar 900.000 won (± Rp 10 juta)
  • tunjangan penyisihan satu kali sebesar 200.000 won
  • tunjangan riset 210.000 won per semester (khusus bidang ilmu sosial dan pengetahuan budaya)
  • Tunjangan riset 240.000 won per semester (khusus bidang sains, teknologi, dan teknik)
  • Biaya kursus bahasa Korea 1 tahun
  • Tanggungan penuh biaya kuliah
  • Biaya cektal tesis/desertasi (sebesar 500.000 – 800.00 0 won)
  • Asuransi kesehatan (20.000 won per bulan)
  • Pendanaan khusus jika Anda memiliki kemampuan bahasa Korea dengan skor tes TOPIK 5 atau 6 (100.000 won per bulan)
  • Bagi penerima beasiswa yang telah merampungkan studi mereka dan kembali ke negara asal akan diberikan hibah sebesar 100.000 won

Persyaratan Dokumen

  1. Dokumen yang diserahkan hanya 1 original (kecuali recommendation letter)

– Formulir pendaftaran harus dikumpulkan via pos ke Kedutaan Besar Republik Korea sampai hari akhir pendaftaran.Cukup 1 formulir pendaftaran asli(hanya Recommendation letter butuh 8(2*4)lembar original), tidak perlu 3 fotokopi.(Formulir pendaftaran sudah termasuk di dalam file ‘Application Guidelines’)

  1. Semua dokumen berbahasa Indonesia harus ditraslate ke bahasa Inggris dan dinotariskan
  2. Applicant harus sudah lulus pada 31 Agustus 2019. Yang belum mendapat ijazah dapat melampirkan SKL.
  3. Harap gunakan TOEFL IBT, TOEIC atau IELTS untuk proficiency English.
  4. Jika tidak memiliki family name, harap mengikuti nama di paspor.
  5. Bukti identitas diri berupa akta kelahiran dan Kartu Keluarga(harus ditranslate ke bahasa Inggris dan dinotariskan).
  6. Harap tidak menghubungi Embassy untuk pertanyaan yang sudah tercantum dalam FAQ dan notes di atas.
  7. Mohon priksa Infomasi Universitas dan pilih 3 Universitas.(harus mengecek Universities list)
  8. Dokumen harus disusun sesuai dengan checklist dan tidak boleh memakai clear file
  9. Dokumen yang tidak lengkap atau salah dapat menyebabkan penolakan atau kegagalan pendaftaran pada proses seleksi.

Agar terpilih sebagai penerima KGSP, para pelamar harus berhasil melewati seleksi di Kedutaan Besar Korea di Jakarta dan harus mengumpulkan semua dokumen yang diperlukan sampai tanggal 26 Februari 2019

Informasi selengkapnya dapat dilihat disini.