ITC Leadership Institute

ITC Leadership Institute

Setiap institusi dibentuk dengan visi dan misi mulia. Kebijakan strategis dan operasional dibuat berdasarkan pertimbangan dengan menyesuaikan berbagai faktor baik dari sisi internal ataupun eksternal institusi demi tercapainya visi dan misi tersebut.

Namun hal tersebut tidak akan tercapai apabila tidak ada yang mengimplementasikan dalam tindakan nyata yaitu sumber daya manusia. Sumber daya manusia memegang peranan penting dalam sebuah institusi. Berasal dari berbagai latar belakang, motivasi dan tujuan, dibutuhkan kejelian dan strategi untuk menyelaraskan para individu tersebut agar mampu bergerak sebagai satu tim.

Internasional Test Center dalam komitmennya mendukung pengembangan sumber daya manusia, mengembangkan layanan baru yang berfokus pada pengembangan ketrampilan dan peningkatan kemampuan berpikir secara strategis yaitu ITC Leadership Institute.

Program pelatihan dengan konsep customized training akan memberikan layanan yang menyesuaikan dengan kebutuhan setiap institusi dengan berdasar pada konsep yang belum ada sebelumnya, Leadership Development Program.

Leadership Development Program terbagi menjadi 2 jenis yang dibedakan berdasarkan bidang institusi yaitu Eduleadership Development Program dikhususkan untuk organisasi yang bergerak dibidang pendidikan dan Entreleadership Development Program untuk organisasi lainnya.

Setiap individu dalam organisasi wajib memiliki jiwa kepemimpinan apapun jabatan yang dimilikinya karena minimal seorang individu harus bisa memimpin dirinya sendiri dalam menjalankan kewajibannya. Namun jiwa kepemimpinan tidak akan berdampak maksimal dalam organisasi apabila individu tersebut tidak memiliki kemampuan memahami visi dan misi organisasi yang umumnya didasari oleh prinsip entrepreneur.

Leadership Development Program merupakan program pelatihan yang memadukan antara prinsip kepemimpinan dengan prinsip entrepreneur. Yang akan memberikan wawasan dan pengetahuan agar individu mampu menjadi seorang pemimpin sekaligus memiliki jiwa entrepreneur saat menjadi bagian dari sebuah organisasi.

Program ini dibuat spesifik untuk setiap level manajemen mengingat tanggung jawab dan tugasnya yang berbeda. Level manajemen dalam organisasi secara umum dibedakan menjadi 3 jenjang yaitu: 

Top/Senior Management Level

Program ini berfokus bagaiman mengembangkan kompetensi dasar (core competencies) seseorang yang berada di level ini.

 

Pada akhir program, peserta diharapkan mampu untuk:

  1. Mengidentifikasi ciri-ciri utama kepemimpinan yang mampu memimpin untuk memberikan kinerja terbaik 
  2. Memahami perilaku kepemimpinannya sendiri dan menilai bagaimana perilaku tersebut dapat mempengaruhi organisasi
  3. Memahami kelebihan dan kelemahan pribadi sebagai bahan intropeksi dalam rangka menghasilkan kinerja yang lebih baik
  4. Mencari solusi saat terjadi konflik dengan menciptakan win-win relationship
  5. Menjadi yang terdepan saat terjadi perubahan pada organisasi

Rincian program untuk level ini dapat dilihat disini.

Alat yang digunakan:

  • SWOT (Strength, Weakness, Opportunity, Threat) Analysis
  • PESTEL (Political, Economic, Social, Technology, Environmental, Legal) Analysis
  • DiSC (Dominance, Influence, Steadiness, Compliance) Profiling (www.discpersonalitytesting.com)
  • OPQ (Occupational, Personality Questionaire) Psychometric
  • Myers-Briggs Type Indicator
  • 360 degrees Assessment
  • Business Simulation
  • Board Game

Bentuk Latihan:

  • Business Solution Games
  • Real Solutions to Real Problems

Middle Management Level

Modul utama program untuk middle management level adalah:

Pada akhir program, peserta diharapkan mampu untuk:

  1. Mampu mengidentifikasi persoalan rumit seperti pada hubungan antar karyawan, aktifitas operasional yang membutuhkan kepemimpinan yang adaptif dan inklusif.
  2. Meningkatkan kemampuan untuk menjadi pemimpin dimasa mendatang.
  3. Membangun performa terbaik tim melalui komunikasi dan rasa saling percaya disesama anggota tim.
  4. Memahami motivasi setiap individu untuk meningkatkan performa tim.
  5. Menyelesaikan konflik yang terjadi didalam tim.

Rincian program untuk level ini dapat dilihat disini.

Alat yang digunakan: 

  • SWOT (Strength, Weakness, Opportunity, Threat) Analysis
  • PESTEL (Political, Economic, Social, Technology, Environmental, Legal) Analysis
  • DiSC (Dominance, Influence, Steadiness, Compliance) Profiling (www.discpersonalitytesting.com)
  • OPQ (Occupational, Personality Questionaire) Psychometric
  • Myers-Briggs Type Indicator
  • 360 degrees Assessment
  • Business Simulation
  • Board Game

Bentuk Latihan:

  • Business Solution Games
  • Real Solutions to Real Problems

Supervisory & Executive Level

Modul utama program ini adalah sebagai berikut:

Pada akhir program, peserta diharapkan mampu untuk:

  1. Mengelola tim dengan efektif
  2. Menjadi lebih paham dengan kepribadian, nilai dan cara belajar diri sendiri
  3. Berkomunikasi secara efektif dengan cara yang dapat mempengaruhi lainnya
  4. Mengelola dan menilai kinerja 
  5. Menyelesaikan masalah dan mengambil keputusan yang lebih baik

Rincian program untuk level ini dapat dilihat disini.

Alat yang digunakan: 

  • OPQ (Occupational, Personality Questionaire) Psychometric Assessment
  • DiSC (Dominance, Influence, Steadiness, Compliance) Profiling (www.discpersonalitytesting.com)
  • Myers-Briggs Type Indicator
  • 360 degrees Assessment
  • Business Simulation
  • Board Game

Bentuk praktek saat pelatihan: 

  • Business Solution Games
  • Real Solutions to Real Problems

Setiap institusi pendidikan memiliki keunikan, gaya dan tahapan perkembangannya masing-masing. Berbagai hal mempengaruhi perjalanan institusi, dengan demikian pengembangan sumber daya manusia tentu menyesuaikan dengan kondisi dan kebutuhan organisasi.

Semua pelatihan dalam ITC Leadership Institute dibuat dengan menyesuaikan kebutuhan setiap institusi. Diawali dengan pertemuan intensif dan penelitian di lapangan (apabila memungkinkan), akan ditentukan faktor-faktor dalam institusi yang memerlukan pengembangan lebih lanjut. Faktor-faktor tersebut kemudian dirumuskan menjadi sebuah pelatihan dengan bentuk sesuai dengan karakter sumber daya manusia institusi tersebut.

Pelatihan-pelatihan yang pernah diadakan adalah sebagai berikut:

School Leadership Essential Course (SLEC)

Pelatihan ini diperuntukan bagi para stakeholder yaitu para pimpinan dan manajemen sekolah. Umumnya dilaksanakan di yayasan sekolah atau kantor pusat institusi pendidikan.

Tujuan pelatihan ini adalah untuk memberi wawasan dan motivasi kepada para pimpinan sehingga mampu lebih relevan dengan kondisi terkini dan membangun semangat inovasi dalam mengembangkan kegiatan pendidikan dengan tetap menjaga nilai luhur serta visi dan misi dari Yayasan.

SLEC terbagi menjadi 3 tahap:
Tahap 1 

  • Penerapan “Schools Excellent Framework” yang terdiri dari:
       – Visionary and Strategic Leadership
       – Organization Leadership
       – Education Leadership
       – Community Leadership
       – Essential Literacy for School Leaders
       – School Leaders Professional Development
  • Pengenalan Learning Organization.
  • Diperuntukan untuk pengurus yayasan, kepala sekolah dan wakil kepala sekolah.

Tahap 2 

  • Sekolah sebagai organisasi pembelajar “Creating School as Learning Organization”
  • Penerapan LO di semua sekolah
  • Standard setting untuk HR dan prestasi akademik

Tahap 3 

  • Training Center di bawah naungan sekolah atau yayasan.

Program pelatihan ini bukanlah sebuah program yang bersifat umum, sehingga model implentasi dilakukan bersama dengan tim trainer dari pihak internal sekolah sendiri.

Kolaborasi ini akan memberikan dampak dan hasil yang lebih terjamin dimana setiap pihak yang terlibat didalamnya berkontribusi sesuai dengan bidang keahliannya masing‐masing dan nilai memiliki serta relevansi daripada program pelatihan yang ada akan menjadi sangat efektif.

ITC sebagai Tim leader dalam implementasi program ini akan melakukan inisiasi untuk mendapatkan referensi sejumlah trainer internal dari pihak sekolah yang akan membantu menjalankan program pelatihan ini. Juga termasuk didalamnya melakukan inisiasi calon trainer yang akan dilibatkan sebagai co‐trainer dalam pelakasanaan pelatihan ini.

The Leader in Me

Merupakan kelanjutan dari SLEC, pelatihan ini diperuntukan bagi para pengajar dan administrasi sekolah. Memberikan wawasan dan pengetahuan mengenai pemahaman diri sendiri dan kepemimpinan sesuai dengan lingkup kerjanya.

Topik pelatihan: 

  1.  Introduction to Leadership
  2. Effective and Ineffective Leadership
  3. 3-and-half-P framework in Leadership
  4. Talents and Gifts
  5. Daily Self-Reflection
  6. Walk Gallery

Program pelatihan ini dikhususkan bagi institusi selain pendidikan seperti perusahaan, institusi pemerintahan dan lainnya. Dengan karakter dan tujuan tersendiri, ITC Leadership Institute meramu pelatihan sesuai dengan kebutuhan setiap institusi tersebut. 

Pelatihan yang pernah diadakan adalah sebagai berikut:

Problem Solving & Decision Making

Pelatihan yang diadakan untuk management trainee PT Kimia Farma Tbk yang nantinya akan menjadi pimpinan muda di PT Kimia Farma Tbk.

Pelatihan ini berupa pelatihan soft skills yang bertujuan untuk mempelajari pola berpikir dalam memahami suatu persoalan kemudian mencari solusi dan membuat keputusan secara bijaksana.

Agenda Training:
1. Set Stage:
    – Conduct engagement with participants
    – Solicit tought and questions
    – Parking lot
2. Frame subject:
    – Explain/dialoque on topic – BeWise Problem Solving Skills (Stop-Think-Decide)
    – Lead activity related to topic
    – Questioning Skills & Problem Facilitation
    – Small group sharing
3. Facilitate Discourse:
    – Facilitate big group sharing
    – Connecting the dots in Decision Making process
    – Use parking lot
4. Develop Action Plan
    – Scaffold Group Reflections / Plans
    – Large group sharing of Action Plans 

Pengampu kegiatan pelatihan ini akan di pimpin oleh Dr. Anthony Loh yang juga akan bertindak sebagai salah satu nara sumber utama dalam kegiatan pelatihan. Dalam program yang dikembangkan khusus sesuai kebutuhan sekolah atau yayasan, Dr. Loh akan dibantu dengan sejumlah tim yang kompeten dibidangnya seperti:

  1. Osman Aman (Strategic Management, School Management)
  2. Victor Chan (Visionary Leadership and Entreleadership)
  3. Itje Chodidjah (Change Management and Curriculum)
  4. Hafilia Ismanto (English Literacy and HR)
  5. Damon Anderson (School Management, English Literacy and Leadership)
  6. John F Waworuntu (Visionary Leadership, Strategic Management)
  7. Tonny Arbianto (IT in Education, Research and Development)
  8. Surya Dharma (School Management and Policy)
  9. M Faiz ( Change Management and Learning Organization)
  10. Lilian Koh Nei Keng (Financial Literacy)
  11. Jenny Lee (Standard setting, HR and Learning Organization)