Politeknik Negeri Bandung (Polban) melakukan kunjungan industri ke International Test Center (ITC) pada Kamis, 4 Agustus 2022. Ini merupakan kunjungan ke-3 kalinya Polban ke ITC. Kunjungan Industri ini diikuti oleh 27 mahasiswa dan 1 Dosen Pembimbing Polban. Tujuan diadakannya kegiatan ini untuk memberikan pembekalan tentang dunia kerja dan mempelajari ITC sebagai perusahaan skilling solution yang menyediakan berbagai sertifikasi internasional, seperti TOEIC, TOEFL iBT, IC3 Digital Literacy, dll.
“Polban telah lebih dari 12 tahun bekerja sama dengan ITC. Ini kunjungan ke-3 kali, kami memilih ITC karena ingin melihat bagaimana pengelolaan bisnis program bahasa Inggris dan program ITC sesuai dengan kurikulum kami.” ungkap Yazied, Dosen Pembimbing Politeknik Negeri Bandung.

Acara ini dibuka oleh Harry Pratama selaku Head of Department Education Development Division. Setelahnya, dilanjutkan oleh pemaparan materi dari Tonny Arbianto selaku Research, Development, Scoring, Analyzing, Testing dan Training Director menyampaikan mengenai skill yang dibutuhkan di abad 21, belajar 1 hal setiap harinya, persebaran kemampuan bahasa Inggris Polban, hingga perbandingan kompetensi bahasa Inggris antara Indonesia dengan negara ASEAN lainnya.

Pada kesempatan ini, Harry Pratama juga memaparkan profil ITC dan memberikan complimentary digital test berupa G-Metrix dan IC3 Digital Literacy untuk mengasah kompetensi mahasiswa Polban di bidang literasi digital yang semakin dibutuhkan di era teknologi saat ini. Terdapat juga sharing session dari karyawan ITC yang merupakan lulusan bahasa Inggris. Sesi ini menjelaskan prospek kerja dan diperlukannya kompetensi dari jurusan bahasa Inggris.

Para peserta sangat antusias dan interaktif dalam mengikuti kegiatan. Mereka juga mendapat pengalaman berkesan selama kegiatan ini berlangsung. Hal ini disampaikan oleh Rahmi, salah satu mahasiswi Polban.
“Aku banyak sekali dapat informasi dan knowledge baru baik tentang ITC maupun program exchange yang menggunakan TOEIC, seperti IISMAVO. Tidak hanya dapat wawasan baru tetapi kunjungan ini juga sangat seru. Jadi lebih bisa mengenal dunia kerja seperti apa. Serta mengetahui bagaimana kegunaan TOEIC kedepannya,” ujarnya.
Hal senada juga disampaikan oleh Risky. Selain itu, baginya setelah mengikuti kunjungan industri ini rasa percaya dirinya (confidence) meningkat karena lebih mengetahui industri kerja dan memiliki sertifikasi bahasa Inggris yang dapat digunakan sebagai modal untuk memasuki dunia kerja baik di tingkat nasional maupun internasional.
