TOEIC Jadi Syarat Penerimaan Tenaga Kerja Kesehatan di Amerika Serikat, Kanada, dan Singapura

Di era industri 5.0 yang memanfaatkan teknologi Internet of Things (IoT) dan didukung dengan kecerdasan manusia. Kompetensi tenaga kerja yang berkualitas semakin dibutuhkan. Peluang untuk bekerja di luar negeri juga semakin terbuka lebar. Kemudahan bagi suatu pekerja untuk bekerja di belahan dunia lainnya juga dapat meningkatkan taraf hidup dan keahlian di bidangnya masing-masing.

Namun, untuk dapat bekerja di luar negeri perlu menguasai komunikasi internasional, yaitu Bahasa Inggris. Industri-industri mancanegara menerapkan sistem sertifikasi TOEIC untuk merekrut pekerjanya. Beberapa di antaranya yang dibahas dalam artikel ini adalah Amerika Serikat, Kanada dan Singapura.

Tenaga kerja di bidang kesehatan Indonesia cukup diakui secara internasional karena ketekunannya dalam menangani pasien. Namun, terdapat syarat yang wajib dipenuhi, misalnya sertifikasi Bahasa Inggris.

Di Amerika Serikat mensyaratkan TOEIC dengan minimum skor:

700 untuk Listening and Reading

 160 untuk Speaking dan 150 untuk Writing

Untuk informasi lebih lanjut klik di sini

Di Kanada juga mensyaratkan TOEIC untuk rekrutmen tenaga kerjanya

Untuk informasi lebih lanjut klik di sini

Di Singapura mensyaratkan TOEIC dengan minimum skor:

550 untuk Listening and Reading

Untuk informasi lebih lanjut klik di sini