Universitas Pendidikan Indonesia menggelar sertifikasi secara massal untuk mahasiswanya dengan IC3 Digital Literacy. Ini merupakan tahun kedua pelaksaan yang digelar dengan dua gelombang, yaitu gelombang 1 pada 23-27 September 2024 dan gelombang 2 pada 14-18 Oktober 2024 bertempat di kampus utama UPI Bandung dan kampus daerah.
Sebanyak 3.721 mahasiswa mengikuti sertifikasi ini dengan tertib dan antuasias.
“Alhamduillah skor saya 824, sempat merasa seharusnya bisa lebih namun ada kendala waktu. Menurut saya sertifikasi ini sangat penting bagi mahasiswa untuk program studi apapun karena memang perlu untuk memahami basic dari literasi digital di dunia perkuliahan” tutur Rifqi Asha Prawira, Mahasiswa Program Studi Film dan Televisi, UPI, Bandung.
Selain itu, peserta lainnya, yaitu Salwa Salsabila Aulia Rahmani, Mahasiswi Program Studi Kewirausahaan, Kampus UPI Tasikmalaya menyampaikan harapannya dengan sertifikat ini pastinya akan membantu dalam mencari kerja dibandingkan job seeker lain karena tidak semua wisudawan punya privilese memiliki sertifikasi internasional ini.
Hasil dari sertifikasi di UPI menunjukkan meningkatnya kemampuan literasi digital mahasiswa. Hal ini tidak terlepas dari usaha pihak kampus untuk melaksanakan rangkaian program sertifikasi yang diawali dengan Training of Trainers (ToT), Training yang berlangsung selama sembilan hari, diikuti dengan pre-exam pada H-3 sebelum ujian sertifikasi dilaksanakan.
Ahmad Syukron Surur Koordinator untuk Training dan Sertifikasi, Direktorat Sistem dan Teknologi Informasi UPI mengatakan dengan terobosan dengan memperbanyak latihan soal dibanding tahun kemarin. Juga diperkuat dengan pembahasan mengenai perkembangan teknologi terbaru menjadi kunci keberhasilan sertifikasi IC3 di lingkungan civitas akademika UPI.
