SMK English Challenge 2024: Direktorat SMK Tingkatkan Kompetensi Bahasa Inggris Lulusan SMK se-Indonesia

Sebanyak 833 SMK dari 33 provinsi di Indonesia berpartisipasi dalam SMK English Challenge 2024, sebuah program dari Direktorat Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) yang didukung oleh International Test Center (ITC) sebagai penyedia fasilitasi sertifikasi TOEIC. Program ini bertujuan meningkatkan daya saing lulusan SMK melalui pengakuan kompetensi bahasa Inggris yang diakui secara internasional.

Dalam era globalisasi dan revolusi industri, kemampuan berbahasa Inggris menjadi keterampilan penting untuk memasuki dunia kerja. Sertifikasi TOEIC memberikan validasi kemampuan bahasa Inggris, mendukung mobilitas kerja global, dan mempersiapkan lulusan SMK untuk menghadapi persaingan global.

Direktur SMK, Muhammad Yusro, menegaskan bahwa sertifikasi ini memberikan pengakuan standar internasional dan dirancang untuk meningkatkan profil lulusan SMK. Program ini mengintegrasikan sertifikasi ke dalam kurikulum, melibatkan kerja sama dengan lembaga sertifikasi, serta mendapatkan dukungan subsidi pemerintah dan kemitraan industri.

Direktur ITC, Tonny Arbianto, menyampaikan bahwa sertifikasi TOEIC tidak hanya meningkatkan daya saing individu tetapi juga mendukung Indonesia menghasilkan tenaga kerja kompeten yang siap bersaing di tingkat global.

Ony Saputra, SM Human Capital Development PT GMF, menambahkan bahwa kemampuan bahasa Inggris, terutama dengan standar TOEIC, menjadi indikator utama yang dicari perusahaan multinasional. Dengan skor TOEIC 400–500, lulusan SMK memiliki peluang lebih besar untuk bersaing di pasar kerja internasional.

Melalui program ini, lulusan SMK diharapkan tidak hanya memiliki kompetensi teknis sesuai bidang mereka, tetapi juga kemampuan komunikasi internasional yang semakin dibutuhkan oleh dunia industri.