Manado – Pada 13 November 2025, Politeknik Negeri Manado (Polimdo) dan ITC (International Test Center) resmi menandatangani Nota Kesepahaman (MoU) yang menandai dimulainya kemitraan strategis dalam memperkuat hubungan antara pendidikan vokasi dan dunia industri.
Penandatanganan ini diikuti dengan penyelenggaraan kuliah umum yang dibawakan oleh Victor Director of Human Capital and Knowledge ITC, memberikan wawasan langsung kepada mahasiswa mengenai kebutuhan kompetensi di dunia kerja modern dan pentingnya sertifikasi sebagai pendukung daya saing.
Direktur Polimdo, Dra. Mareyke Alelo, MBA mengatakan melalui kerjasama ini mengukuhkan kembali Polimdo sesuai dengan esensi didirikannya politeknik.
“Tanpa disadari, perlahan politeknik masuk ke arus utama akademik. Padahal, sejak awal ia didirikan untuk membangun link and match dengan industri. Tanpa industri, politeknik ibarat ikan yang dipaksa memanjat pohon,” ujarnya.
Kolaborasi antara Polimdo dan ITC ini dirancang untuk menghubungkan proses belajar di kampus dengan kebutuhan industri melalui penyelarasan kurikulum, pelatihan berbasis kompetensi, serta peluang magang dan proyek bersama. Langkah ini menjadi upaya nyata dalam menghasilkan lulusan vokasi yang lebih siap kerja, adaptif, dan relevan dengan kebutuhan industri 4.0.
Pihak Polimdo menyambut baik kerjasama ini sebagai momentum penting untuk menciptakan ekosistem pendidikan vokasi yang responsif terhadap perubahan. Sementara itu, ITC menegaskan komitmennya untuk mendukung peningkatan kualitas talenta melalui sertifikasi internasional dan kegiatan akademik yang memperkaya pengalaman mahasiswa.
Kerjasama ini diharapkan dapat menjadi model kolaborasi berkelanjutan antara lembaga pendidikan dan industri, dengan dampak nyata bagi mahasiswa, institusi, serta mitra profesional di masa mendatang.
