UKWMS dan ITC Perkuat Sinergi Pendidikan untuk Menjawab Kebutuhan Industri

Surabaya, 6 Mei 2026 — Suasana diskusi yang hangat dan interaktif mewarnai kegiatan sesi berbagi antara International Test Center (ITC) dan Universitas Katolik Widya Mandala Surabaya (UKWMS) yang berlangsung pada 6 Mei 2026. Kegiatan ini menjadi ruang kolaboratif bagi pimpinan universitas dan fakultas untuk bertukar gagasan mengenai pengembangan pendidikan tinggi yang relevan dengan kebutuhan industri saat ini.

Pertemuan tersebut dihadiri oleh rektor, para dekan, serta perwakilan dosen dari berbagai fakultas di UKWMS dengan total sekitar 20 peserta. Dari pihak UKWMS, kegiatan ini turut dihadiri sekaligus dibuka oleh Wakil Rektor I Bidang Akademik, Kemahasiswaan, Alumni, Inovasi, dan Bisnis, Dr. F.V. Lanny Hartanti. Turut dihadiri juga oleh Rektor UKWMS, Apt. Sumi Wijaya, S.Si., Ph.D

Dalam sesi diskusi, berbagai isu strategis dibahas secara konstruktif, mulai dari penguatan kualitas lulusan, pengembangan kompetensi mahasiswa, hingga pentingnya kesiapan menghadapi tantangan dunia kerja yang terus berkembang. Fokus utama pembahasan menekankan pentingnya keterkaitan antara pendidikan tinggi dan kebutuhan industri agar lulusan memiliki daya saing yang lebih kuat di tingkat nasional maupun internasional.

Pada kesempatan tersebut, Jenny Lee selaku CEO ITC turut menyampaikan berbagai wawasan mengenai pentingnya mengenali potensi diri dan mempersiapkan kompetensi yang sesuai dengan kebutuhan industri. Melalui sesi berbagi tersebut, mahasiswa diharapkan mampu memahami kekuatan yang dimiliki serta mengetahui cara menjadi lebih unggul dan adaptif dalam menghadapi persaingan di dunia kerja.

Melalui dialog yang terbuka dan saling membangun, kegiatan ini menjadi momentum penting untuk memperkuat sinergi antara institusi pendidikan tinggi dan mitra profesional dalam mendukung transformasi pendidikan yang adaptif dan berorientasi masa depan.

Sebagai bentuk apresiasi dan penguatan hubungan kelembagaan, pihak ITC juga menyerahkan cenderamata kepada UKWMS pada akhir kegiatan. Pertemuan ini diharapkan dapat membuka peluang kolaborasi lanjutan yang berdampak positif bagi pengembangan ekosistem pendidikan dan peningkatan kualitas sumber daya manusia Indonesia.