Pada tanggal 13-14 Desember 2019, International Test Center (ITC) melaksanakan program pengembangan profesi pengajar baik dosen ataupun guru bahasa Inggris secara komprehensif melalui PropellTM Teacher Workshop for the TOEIC® Listening and Reading Test. Tujuan diadakannya program ini adalah untuk memberikan edukasi, wawasan tentang bagaimana pengajaran bahasa Inggris agar dapat mendukung siswa atau anak didiknya menuju sukses baik di dunia kerja ataupun jenjang pendidikan selanjutya.
Kegiatan ini berlangsung di gedung LL Dikti Wilayah 8, Bali. Pelaksanaan program berlangsung selama 2 hari, yang dimulai dengan tes TOEIC (Test of English for International Communication) pada hari Jumat, 13 Desember 2019. Delapan puluh peserta yang merupakan guru SMA, SMK, Dosen pengampu bidang Bahasa Inggris dari berbagai daerah di Indonesia (Jawa, Sumatera, Sulawesi, Bali bahkan Papua) mengikuti kegiatan ini. Tes TOEIC dilaksanakan untuk mengukur kemampuan para Guru dan Dosen berkomunikasi dalam bahasa Inggris dengan standar yang global. Selain itu, tes ini bertujuan agar para peserta lebih mengenal TOEIC tes sebelum mereka membahas tes ini pada workshop keesokan harinya.

Penyampaian Materi Workshop oleh Ibu Itje Chodidjah
Hari berikutnya yaitu Sabtu 14 Desember 2019, kegiatan dilanjutkan dengan kegiatan workshop oleh Ibu Itje Chodidjah sebagai ETS Approved Trainer untuk Program TOEIC di Indonesia. Pada workshop tersebut, Ibu Itje dibantu oleh Ibu Ester W. Tedjo sebagai asisten trainer mengingat besarnya jumlah peserta workshop. Peserta diberikan materi mengenai ujian bahasa Inggris yang memiliki standar internasional dilengkapi dnegan cara mengajar yang perlu dikembangkan oleh para guru sehingga pada saat kembali ke sekolah ataupun instansi dapat diaplikasikan. Peserta sangat antusias dalam mengikuti workshop tersebut karena aktivitas dalam workshop yang variatif dan materi yang disampaikan sangat memberi manfaat bagi para Guru dan Dosen yang hadir.

Peserta Mendiskusikan Materi Workshop
Selain ilmu yang didapatkan dari workshop ini, juga menjadi ajang menambah koneksi bagi para Guru dan Dosen untuk dapat berkolaborasi, sehingga dapat muncul ide-ide baru yang dapat diimplemantasikan sebagai bentuk bahan ajar berikutnya. Pada workshop ini, Ibu Itje juga selalu berpesan agar para pengajar jangan hanya mengajarkan siswa untuk mendapatkan nilai TOEIC yang tinggi, tetapi lebih penting dari itu, pengajar yang ikut dalam workshop ini dapat membantu mahasiswa atau siswanya lebih percaya diri dalam berkomunikasi menggunakan bahasa Inggris.
