Upaya memperkuat kapasitas komunitas bahasa kembali terlihat melalui kolaborasi antara Polyglot Indonesia Semarang dan Universitas Dian Nuswantoro dalam penyelenggaraan tes TOEIC bagi 148 peserta. Bertempat di Laboratorium Bahasa UDINUS, International Test Center (ITC) mendukung kegiatan ini dengan menghadirkan akses sertifikasi internasional, berupa TOEIC dengan format Paper-Based Test (PBT) bagi anggota komunitas dan mahasiswa.
Bagi komunitas Polyglot Indonesia Semarang, kegiatan ini menjadi langkah konkret dalam memperluas kesempatan belajar dan pengembangan diri anggotanya. Tidak hanya sebagai ruang praktik bahasa, komunitas juga berperan aktif menjembatani kebutuhan anggotanya terhadap sertifikasi yang relevan dengan dunia kerja dan pendidikan.
Ketua Polyglot Indonesia Semarang, Immanuel Hugo Setiawan, menekankan bahwa inisiatif seperti ini memiliki arti penting karena membuka peluang yang sebelumnya tidak selalu mudah diakses oleh komunitas. Ia juga menyoroti bahwa penguasaan bahasa asing, khususnya bahasa Inggris, semakin menjadi kebutuhan dasar di berbagai bidang, sehingga akses terhadap tes seperti TOEIC dapat membantu anggota komunitas memetakan kemampuan sekaligus meningkatkan daya saing mereka.
Antusiasme peserta turut mencerminkan manfaat langsung dari kegiatan ini. Wira Drana Wasistha, mahasiswa UDINUS, mengungkapkan bahwa pengalaman mengikuti TOEIC memberikan wawasan baru, terutama dalam kemampuan listening yang menurutnya menjadi tantangan sekaligus pembelajaran berharga.
Pandangan ini diperkuat oleh Wati Istanti dari ADOBSI yang menilai bahwa keterampilan menyimak merupakan fondasi penting dalam penguasaan bahasa. Ia menegaskan bahwa kemampuan tersebut menjadi semakin relevan, terutama bagi pelajar dan pengajar yang ingin berkiprah di tingkat internasional.
Melalui kolaborasi ini, komunitas tidak hanya menjadi peserta, tetapi juga penggerak yang menghadirkan akses, membangun jejaring, dan mendorong anggotanya untuk terus berkembang. Inisiatif seperti ini menunjukkan bahwa ketika komunitas dan institusi pendidikan berjalan bersama, peluang untuk belajar dan bertumbuh dapat menjangkau lebih banyak orang.
