International Test Center (ITC) selaku lembaga yang fokus dalam program pengembangan kualitas sumber daya manusia, pada tahun ini untuk pertamakalinya melaksanakan ITC Leadership Seminar pada tanggal 21 September 2019 di Universitas Widya Mandira, Kupang.
Kegiatan seminar ini bertemakan International Credential of English Communication and Digital Literacy are the Keys to Success in Today’s Global Competition. Tujuan dari diselenggarakannya acara ini adalah agar para peserta yang merupakan stakeholder dari institusi pendidikan di wilayah Nusa Tenggara Timur (NTT) dapat mempersiapkan lulusan yang mampu berkompetisi di era globalisasi saat ini. Keterampilan berkomunikasi menggunakan bahasa Inggris dan penguasaan literasi digital adalah faktor penting memenagi kompetisi tesrsebut. Terlebih lagi NTT merupakan salah satu wilayah yang ditunjuk sebagai pusat pariwisata di Indonesia, maka dari itu para SDM disana sangat memerlukan informasi ini.

Sambutan oleh P.Dr. Phillipus Tule SDV
Acara berlangsung dengan lancar, dibuka oleh sambutan dari P.Dr. Phillipus Tule SDV selaku Rektor Unwira dan juga Mr. Victor Chan selaku CEO, ITC. Pada sesi pembicara Bapak Tonny Arbianto selaku Direktur Research, Development, Scoring and Analysis of ITC membuka sesi dengan memaparkan mengenai pentingan SDM yang berdigital literasi. Kemudian pada sesi komunikasi Bahasa Inggris, Mr. Damon Anderson selaku Ahli English Language Expert dan Dr. Damianus Talok, MA selaku dosen pengajar UNWIRA memaparkan kemampuan komunikasi dalam Bahasa Inggris sebagai modal utama untuk berkompetisi di era globalisasi.

Selepas rangkaian kegiatan seminar tersebut, dilakuan penandatanganan Memorandum of Understanding (MOU) antara pihak ITC dengan Unwira sebagai tahap lanjutan untuk pelaksanaan sertifikasi bahasa Inggris TOEIC bagi mahasiswa Unwira.
Harapannya, kerjasama ITC dan Unwira dalam penyelenggaraan sertifikasi TOEIC dan IC3 di Kupang akan membuka peluang yang lebih besar lagi bagi masyarakat Kupang untuk berkarir atau melanjutkan studi di luar negeri. Karena sertifikasi ini dibuka untuk umum tidak hanya bagi mahasiswa dan dosen dari Unwira saja.
