Menghadapi Era AI, POLBAN Siapkan Dosen Bahasa Inggris dengan Pembelajaran Berbasis Teknologi

Sebanyak 19 dosen Jurusan Bahasa Inggris Politeknik Negeri Bandung (POLBAN) mengikuti workshop bertajuk “Empowering Educators: Integrating Technology into Vocational Teaching” yang berlangsung di Hotel Aston Pasteur, Jumat (19/9). Kegiatan ini menghadirkan Direktur International Test Center (ITC), Tonny Arbianto, sebagai trainer utama pada 19 September 2025 

Acara dibuka secara resmi oleh Kepala Jurusan Bahasa Inggris POLBAN, Dra. Lina Meilinda, M.Hum pada pukul 08.00 WIB. Workshop berlangsung hingga sore hari dan ditutup dengan penyerahan sertifikat partisipasi secara simbolis serta sesi dokumentasi bersama.

Workshop ini memberikan wawasan mendalam tentang integrasi teknologi, khususnya pemanfaatan Artificial Intelligence (AI), dalam mendukung proses pembelajaran vokasi. Para peserta tidak hanya menerima materi, tetapi juga terlibat aktif dalam praktik langsung seperti:

  • Eksplorasi Digital Tools 
  • AI Fundamentals & Ethics for Academic Writing
  • Hands-on AI untuk pengembangan materi ajar
  • AI Tools untuk Literature Review & Research
  • Perancangan Assessment di Era AI

Antusiasme peserta terlihat jelas selama kegiatan. Interaksi berjalan dua arah, dengan para dosen aktif bertanya dan mencoba langsung berbagai aplikasi AI. Dua peserta yang memberikan testimoni menyampaikan bahwa workshop ini sangat bermanfaat, terutama karena materi yang dibawakan sesuai dengan kebutuhan aktual mereka dalam mengajar.

“AI bukan pengganti dosen, tetapi dosen yang menggunakan AI akan mampu menghadirkan pembelajaran yang lebih efektif dan relevan,” ujar Tonny Arbianto dalam salah satu sesi.

Sebagai penutup, para dosen mempresentasikan hasil diskusi dan praktik yang mereka lakukan selama workshop. Hal ini sekaligus menjadi bukti nyata bahwa teknologi dapat diintegrasikan ke dalam pembelajaran vokasional secara kreatif dan aplikatif.

Workshop ini diharapkan mampu memperkuat kapasitas pendidik POLBAN dalam menghadapi tantangan era digital, sekaligus membuka peluang bagi pengembangan inovasi pembelajaran berbasis teknologi di lingkungan pendidikan vokasi.