Universitas Muhammadiyah Tangerang (UMT) secara resmi telah mulai melaksanakan tes TOEIC secara Paper-Based Test (PBT) pada tanggal 12 Oktober 2020 di Aula UMT. Tentunya dengan menerapkan protokol kesehatan yang ketat untuk mencegah resiko penularan COVID-19. Kegiatan ini dibuka oleh Rektor Universitas Muhammadiyah Tangerang, yaitu Bapak Dr. H. Ahmad Amarullah, M.Pd. dan ketua pusat bahasa, Bapak Abdurrosyid, SS., M.EIL., Cert TA sebagai penanggung jawab pelaksanaan di Universitas Muhammadiyah Tangerang.

Pelaksanaan tes TOEIC ini berlangsung dimulai dari tanggal 12 Oktober hingga 16 Oktober 2020 dengan jumlah peserta lebih dari 800 mahasiswa. Untuk pelaksanaan yang lancar dan sesuai protokol kesehatan, tata ruang pelaksanaan sertifikasi TOEIC disetting dengan jarak duduk antar peserta kurang lebih 1,5 meter. Pelaksanaan juga terbatas hanya 2 sesi dalam 1 hari, di mana per sesinya hanya mengakomodir sebanyak 85 peserta. yang dibagi menjadi 2 sesi: pagi dan siang dan diawasi langsung oleh Supervisior Test yaitu Bapak Mohammad Noordandy. Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Kepala Divisi Test Administration Division dari International Test Center, Bapak Dandy, yang sebelumnya pada saat seremonial penandatanganan MoA juga memberikan briefing bagi proctor/penjaga tes untuk membantu memaksimalkan kinerja rangkaian pelaksanaan sertifikasi TOEIC untuk Universitas Muhammadiyah Tangerang.

Sertifikasi TOEIC ini bertujuan untuk menilai kemampuan bahasa Inggris mahasiswa tingkat akhir dan menjadi salah satu syarat mendapatkan SKPI. Calon lulusan diharapkan memiliki kemampuan bahasa Inggris yang memadai untuk memasuki dunia kerja, ataupun melanjutkan jenjang pendidikan berikutnya.
Selain itu, rencana pada tahun 2021 juga akan dilaksanakan tes berikutnya bagi lebih dari 4000 mahasiswa. Semoga dapat berjalan lancar, dan memberikan motivasi bagi mahasiswa untuk mengingkatkan kemampuan bahasa Inggris kedepannya dan meningkatkan kualitas lulusan Univeristas Muhammadiyah Tangerang.
