Salah satu perusahaan yang bergerak di dunia penerbangan Indonesia, Perum LPPNPI Pusat Informasi Aeronautika atau dikenal dengan AirNav Indonesia konsisten untuk membangun sumber daya manusia yang kompeten. Kemampuan berkomunikasi khususnya dalam bahasa Inggris menjadi salah satu yang harus dimiliki oleh pegawai AirNav Indonesia dalam mendukung pekerjaannya.
Pada bulan Maret 2020, AirNav kembali melaksanakan ujian TOEIC yang ketiga kalinya untuk mengukur kemampuan bahasa Inggris para staffnya. Ujian dilaksanakan secara serentak di 10 kota di Indonesia yaitu Medan, Balikpapan, Manado, Denpasar, Sorong, Palembang, Makassar, Surabaya, Sentani dan Tangerang.
Peserta dari tes TOEIC ini merupakan pegawai dari AirNav di seluruh Indonesia. Tujuan dilaksanakan tes ini untuk employee mapping dan mengukur kemampuan komunikasi bahasa Inggris dengan standar global yang memang didesign untuk dapat digunakan dalam dunia bisnis.
Kemampuan bahasa Inggris dalam berbagai bidang perusahaan, dalam hal ini penerbangan memang sudah tidak dapat ditawar lagi. Komunikasi antar pilot, dengan Air Traffic Controller menjadi hal yang penting dalam menjaga keamanan penerbangan. Maka dari itu, kemampuan tersebut perlu diukur dan disertifikasi dengan sertifikasi bahasa Inggris yang diakui secara Internasional, yaitu TOEIC. Pengukuran kemampuan bahasa Inggris menggunakan TOEIC dipercaya mampu memberikan hasil yang dapat diandalkan dan akurat, hasil data yang ada dapat memberikan informasi penting sebagai bahan pertimbangan dalam proses rekrutmen, promosi dan penilaian dalam memilih orang terbaik untuk posisi dimana kemampuan Bahasa Inggris sangat diperlukan.
Semoga dengan melaksanakan ujian TOEIC ini, para pegawai AirNav akan semakin termotivasi untuk meningkatkan kemampuan berkomunikasi dalam bahasa Inggris mereka.
