POLINEMA: Pelaksanaan TOEIC CBT From Home Bagi Mahasiswa.

Salah satu adaptasi yang dilakukan di era new normal ini adalah pelaksanaan kegiatan secara digital yang berbasis virtual atau online. Termasuk pelaksanaan tes bahasa Inggris TOEIC (Test of English for International Communication) yang juga dapat dilakukan dengan metode Computer Based Test dan dikerjakan dari rumah.

Seperti yang telah dilaksanakan di Politeknik Negeri Malang sejak tanggal 21 September 2020. Peserta yang merupakan mahasiswa tingkat akhir dari jenjang pendidikan D3, D4 dan S2 Terapan, menjalani ujian TOEIC sebagai salah satu persyaratan kelulusan.

Pelaksanaan tes TOEIC CBT dilakukan secara online dan bertahap sampai akhir bulan September ini. Peserta mengerjakan dari rumah masing-masing dengan pengawasan jarak jauh selama pelaksanaan tes yang tetap menerapkan pengawasan standard high-stake test.

Penyesuaian terhadap pelaksanaan tes ini dilakukan sebagai upaya mendukung anjuran pemerintah untuk mengurangi resiko penularan COVID19 tanpa menunda kebutuhan pembekalan sertifikasi bahasa Inggris internasional bagi calon lulusan.

POLINEMA: Pelaksanaan TOEIC CBT From Home Bagi Mahasiswa.

Salah satu adaptasi yang dilakukan di era new normal ini adalah pelaksanaan kegiatan secara digital yang berbasis virtual atau online. Termasuk pelaksanaan tes bahasa Inggris TOEIC (Test of English for International Communication) yang juga dapat dilakukan dengan metode Computer Based Test dan dikerjakan dari rumah.

Seperti yang telah dilaksanakan di Politeknik Negeri Malang sejak tanggal 21 September 2020. Peserta yang merupakan mahasiswa tingkat akhir dari jenjang pendidikan D3, D4 dan S2 Terapan, menjalani ujian TOEIC sebagai salah satu persyaratan kelulusan.

Pelaksanaan tes TOEIC CBT dilakukan secara online dan bertahap sampai akhir bulan September ini. Peserta mengerjakan dari rumah masing-masing dengan pengawasan jarak jauh selama pelaksanaan tes yang tetap menerapkan pengawasan standard high-stake test.

Penyesuaian terhadap pelaksanaan tes ini dilakukan sebagai upaya mendukung anjuran pemerintah untuk mengurangi resiko penularan COVID19 tanpa menunda kebutuhan pembekalan sertifikasi bahasa Inggris internasional bagi calon lulusan.