Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi (Kemdikbudristek) melalui Direktorat Sekolah Menengah Kejuruan (DSMK) telah membuka peluang bagi SMK di seluruh Indonesia untuk memperoleh bantuan program fasilitasi sertifikasi international Bahasa Inggris dengan TOEIC bagi siswa SMK diseluruh Indonesia.
Program ini merupakan salah satu upaya Kemdikbudristek untuk mewujudkan rencana besar pemerintah dalam menyiapkan SDM Indonesia yang unggul. Fasilitasi Sertifikasi TOEIC ini telah secara resmi diluncurkan pada bulan April 2021 dengan harapan lulusan SMK di Indonesia dapat tersertifikasi secara internasional dan dapat memiliki nilai saing saat memasuki dunia kerja.

Sebagai bentuk apresiasi Kemdikbudristek atas prestasi dari pelaksanaan kegiatan ini, Kemdikbudristek mengundang para guru-guru berpengaruh dan siswa/siswi yang memperoleh skor TOEIC tertinggi urutan 10 besar senasional dalam acara bertema “Penguatan Koordinasi Kerjasama antar Lembaga” bertempat di Hotel Grand Mercure D.I Yogyakarta.
Acara yang dihelat pada tanggal 6-8 Desember 2021 ini, dibuka oleh Bapak Pitoyo Nugroho selaku Koordinator Bidang Tata Kelola Direktorat SMK dan mendapatkan sambutan yang baik langsung dari Bapak Dr. Wardani Sugiyanto,M.Pd. sebagai Direktur Sekolah Menengah kejuruan (SMK) Kemendikbudristek RI yang hadir secara virtual.
Pada kesempatan kali ini, acara diisi oleh Bapak Victor Chan selaku CEO (Chief Executive Officer) dari PT International Test Center dan Ibu Jenny Lee selaku COO (Chief Operating Officer) yang memberikan sambutan kepada para guru serta siswa/siswi SMK yang hadir pada acara ini.
Antusias keikutsertaan SMK di seluruh Indonesia tetap tinggi terlepas dari situasi pandemi ini. Berdasarkan data yang dihimpun dari tim penyelenggara, program ini berhasil diikuti oleh SMK yang tersebar di 34 provinsi di seluruh Indonesia. Dan diikuti oleh siswa yang telah menjalankan proses seleksi dan menghasilkan siswa-siswi terbaik untuk dipilih sebagai penerima bantuan sertifikasi TOEIC.
Di tengah pandemi Covid-19, tim penyelenggara berkomitmen memberikan setiap tahapan implementasi program dengan baik untuk menjamin kualitas output yang dihasilkan. Dimulai dengan tahapan Sosialisasi yang diberikan melalui berbagai platform seperti video conference, portal news di website, social media, serta layanan pusat informasi. Tahapan berikutnya yaitu Seleksi menggunakan readiness assessment VIERA diberikan dalam dua opsi pengerjaan yaitu bisa melalui mobile phone atau dengan gawai lainnya seperti komputer untuk memudahkan para siswa dalam mengikuti seleksi. Bagi para siswa yang lolos seleksi, ada tahapan Pembelajaran yang diberikan oleh tim Fasilitasi Sertifikasi TOEIC selama satu bulan. Guru pembimbing diberikan Bimbingan Teknis terkait cara mengajar TOEIC yang efektif kepada siswa. Selama periode Pembelajaran, siswa bisa mengikuti sesi video conference yang dipimpin oleh Ibu Hafilia Ismanto (ETS Approved Facilitator) dengan dibantu oleh tim akademik melalui webex event yang difasilitasi oleh Direktorat SMK dan live streaming YouTube. Rata-rata setiap sesinya diikuti oleh siswa-siswi SMK di seluruh Indonesia. Paket materi pembelajaran dan persiapan TOEIC diberikan dalam bentuk materi Google Classroom dan TOEIC Practice Book-Digital Version agar siswa siap menghadapi ujian TOEIC.
