SMK Sahid Jakarta menyelenggarakan Workshop Penguatan Kompetensi Guru Integrasi Teknologi dalam Pembelajaran yang berlangsung interaktif pada Kamis (11/9). Acara ini menghadirkan Tonny Arbianto, Director of IT & Operations Support International Test Center sebagai trainer utama.
Workshop yang diikuti 36 guru SMK Sahid ini dibuka oleh Riki Zulfikar, Wakil Kepala Sekolah SMK Sahid Jakarta, pada pukul 13.00 WIB. Dalam sambutannya, ia menekankan pentingnya kesiapan guru dalam menghadapi era digital, khususnya dalam pemanfaatan teknologi kecerdasan buatan (AI) sebagai sarana pembelajaran.
Selama 180 menit, para peserta diperkenalkan pada konsep dasar AI, praktik penggunaan generative AI, serta teknik membuat prompt yang efektif menggunakan formula P.R.O.F.I.T (Precise Goal, Relevant Context, Objective Outcome, Format, Instruction Tone, Target Audience). Melalui simulasi dan latihan langsung, guru-guru mencoba berbagai fitur AI untuk menyusun materi ajar, membuat kuis interaktif, hingga merancang skenario pembelajaran berbasis kasus nyata.
“AI bukan pengganti guru, tetapi guru yang mampu memanfaatkan AI akan lebih unggul dibandingkan yang tidak menggunakannya,” tegas Tonny Arbianto dalam sesi pelatihan.
Antusiasme peserta terlihat dari suasana yang dinamis dan penuh diskusi. Berdasarkan umpan balik, mayoritas memberikan penilaian 4–5 untuk kegiatan ini. Banyak guru menyebut workshop sangat bermanfaat dan berharap materi dapat dikembangkan lebih mendalam pada sesi-sesi lanjutan.
Dengan terselenggaranya workshop ini, SMK Sahid berkomitmen untuk terus meningkatkan kompetensi tenaga pendidiknya, sehingga mampu menghadirkan pembelajaran yang relevan, inovatif, dan selaras dengan perkembangan teknologi terkini.
